Rabu, 18 Oktober 2017

Dr. Dirgantara Wicaksono M.Pd.



Cara Menyusun RPP yang Baik dan Benar
Gimana Trick menyusun RPP dgn baik & benar ?
Dunia pendidikan tetap berkembang seiring dgn perkembangan era, perkembangan ini bertujuan buat meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Indonesia. Perubahan mutlak yg sudah berlangsung dalam dunia pendidikan di Indonesia salah satunya yakni perubahan kurikulum, sudah kita ketahuai dengan perubahan kurikulum pula diikuti perubahan piranti pembelajaran salah satunya RPP. Kurikulum yg sempat dipraktikan di Indonesia antara lain kurikulum 1994, Kurikulum berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Unit Pendidikan (KTSP). Perubahan tersebut bakal konsisten berlanjut serasi dgn tuntutan era, waktu ini pemerintah sedang mempersiapkan kurikulum paling baru yg bertujuan utk meningkatkan pendidikan di Indonesia, kurikulum tersebut ialah kurikulum yg di desain bersama ketajaman analisis & pemikiran yg matang pun meninjau kurikulum yg diterapkan dari sekian banyak negeri maju yg memiliki kualitas pendidikan yg baik ialah jepang & korea. Kurikulum baru ini direncanakan bakal diterapkan dalam pendidikan di Indonesia Th 2013, seperti apakah kurikulum tersebut? Gambaran umum yg di ungkap dalam surat informasi kurikulum tersebut coba menanamkan nasionalisme yg tinggi & nilai-nilai kepribadian luhur terhadap peserta didik di samping menanamkan wawasan yg ditargetkan dalam standar isikan.
Buat menjawab pertanyaan bagamana menyusun RPP dgn benar, sehingga kita butuh meninjau standar proses pendidikan yg berlaku di Indonesia, buat mengetahui isikan standar proses pendidikan & prinsip penyusunan RPP akan membaca artikel diawal mulanya berkaitan RPP serasi Standar Proses Pendidikan. RPP yg disusun bersama benar bakal memberikan kemudahan bagi sang pendidik buat melakukan pembelajaran yg dilakukan maka maksud pembelajaran sanggup tercapai bersama optimal. Dalam menyusun RPP teranyar bersama benar sehingga kita butuh mendalami sekian banyak poin berikut ini :
1. RPP disusun buat tiap-tiap KD yg sanggup dilaksanakan dalam satu kali jumpa atau lebih.
2.RPP yg baik itu terang, siapapun yg mengajarkan dapat sanggup membaca & lakukan dikarenakan didalamnya dipaparkan step demi step (proses)
3. RPP menggambarkan mekanisme, struktur organisasi pembelajaran utk mencapai Kompetensi Basic yg ditetapkan dalam standar mengisi dan dijabarkan dalam silabus.
4.Susunan indikator dalam RPP guru melibatkan 3 factor(kognitif, afektif, psikomotorik) namun tak mesti seluruh.
5.Maksud pembelajaran wajib memuat ABCD atau lebih katanya audience, behaviour, condition, & degree. Maksudnya, dalam maksud pembelajaran mesti terdapat peserta didik (audience), tabiat belajar(behaviour), keadaan menuntut ilmu (condition), & tingkat kesuksesan (degree).
Sample maksud pembelajaran :
Lewat pengamatan menyangkut keperluan hidup sehari-hari (condition), peserta didik (audience) bisa mengetahui tipe kepentingan & media pemuas keperluan manusia (behaviour) bersama tingkat ketercapaian 80% ” pas bersama KKM” atau dgn tingkatan lain (degree)
diluar itu dalam maksud serta terkandung karakter kepribadian bangsa contohnya Jujur, nasionalis, kerja keras ataupun ketrampilan sosial contohnya ketrampilan berpendapat dalam diskusi, ketrampilan tanya dan seterusnya.
6.Ciri-ciri indikator yg kreatif dalam menyusun RPP merupakan berorientasi kepada product yg dapat dibuat oleh peserta didik. Contohnya peserta didik menciptakan jurnal umum pula tidak sedikit lagi tipe penugasan yg kreatif & memaksa peserta didik mempreaktekan berpikir tingkat tinggi.
7.RPP berisi kegiatan-kegiatan yg terstruktur, Bila tak terstruktur mungkin saja gede kelas berantakan.
8.Serta-merta mengajar tidak dengan RPP boleh saja, asal sang pendidik telah mengerti dan mendokumentasikan skenario pembelajaran 1 thn.
9.Standar kusus RPP; ada langkah-langkah awal, inti, akhir pula disertakan tipe penilaiannya
Sesudah memahai poin-poin di atas kemudian butuh mengenal komponen-komponen RPP tepat dgn standar proses pendidikan Indonesia juga sebagai berikut :
Komponen- Komponen RPP merupakan :
1.Identitas mata pelajaran
Identitas mata pelajaran, meliputi : unit pendidikan, kelas, semester, program/program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran, jumlah jumpa.
2.Standar kompetensi
Standar kompetensi ialah kualifikasi kebolehan minimal peserta didik yg menggambarkan penguasaan wawasan, sikap, & keterampilan yg diinginkan di raih terhadap tiap-tiap kelas dan/atau semester kepada sebuah mata pelajaran.
3.Kompetensi basic
Kompetensi basic merupakan sebanyak kebolehan yg mesti dikuasai siswa dalam mata pelajaran tertentu yang merupakan rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam sebuah pelajaran.
4.Indikator pencapaian kompetensi
Indikator kompetensi ialah tingkah laku yg mampu diukur dan/atau diobservasi buat menunjukkan ketercapaian kompetensi basic tertentu yg jadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan bersama memakai kata kerja operasional yg mampu diamati & diukur, yg mencakup wawasan, sikap, & keterampilan.
5.Maksud pembelajaran
Maksud pembelajaran menggambarkan proses & hasil mempelajari yg diinginkan di raih oleh peserta didik cocok dgn kompetensi basic.
6.Materi ajar
Materi ajar memuat bukti, rencana, prinsip, & mekanisme yg relevan, & ditulis dalam wujud butir-butir pas dgn rumusan indikator pencapaian kompetensi.
7.Alokasi disaat
Alokasi kala ditentukan pas dgn kepentingan utk pencapaian KD & beban menuntut ilmu.
8.Metode pembelajaran
Metode pembelajaran dimanfaatkan oleh guru buat wujudkan suasana mencari ilmu & proses pembelajaran biar siswa mencapai kompetensi basic atau seperangkat indikator yg sudah ditetapkan. Pemilihan metode pembelajaran disesuaikan dgn situasi & keadaan peserta didik, pun karakteristik dari tiap-tiap indikator & kompetensi yg hendak di capai kepada tiap-tiap mata pelajaran.
9.Gerakan pembelajaran
a.Pendahuluan
Pendahuluan adalah gerakan awal dalam sebuah jumpa pembelajaran yg ditujukan utk membangkitkan memotivasi & memfokuskan perhatian peserta didik utk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
b.Inti
Gerakan inti yaitu proses pembelajaran utk mencapai KD. Aktivitas pembelajaran dilakukan dengan cara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, motivasi peserta didik buat berpartisipasi aktif, pula memberikan area yg lumayan bagi prakarsa, kreativitas, & kemandirian serasi dgn bakat, ketertarikan, & perkembangan fisik pun psikologis peserta didik. Gerakan ini dilakukan dengan cara sistematis & sistemik lewat proses eksplorasi, elaborasi, & konfirmasi.
c.Penutup
Penutup yakni gerakan yg dilakukan buat mengakhiri kegiatan pembelajaran yg bisa dilakukan dalam wujud ringkasan atau ringkasan, penilaian & refleksi, umpan balik, & tindak lanjut.
10.Penilaian hasil menggali ilmu
Mekanisme & instrumen penilaian proses & hasil mempelajari disesuaikan dgn indikator pencapaian kompetensi & mengacu pada Standar Penilaian.
11.Sumber mencari ilmu
Penentuan sumber menggali ilmu didasarkan terhadap standar kompetensi & kompetensi basic, pun materi ajar, aktivitas pembelajaran, & indikator pencapaian kompetensi.
Rangkuman
RPP adalah sebuah aspek pokok buat menolong kesuksesan pembelajaran yg dilakukan sang pendidik, Rpp mesti disusun bersama benar supaya maksud pembelajaran yg ditargetkan tercapai bersama optimal. Rpp yg baik ialah RPP yg terang, Maksudnya siapapun yg mengajarkan dapat sanggup membaca & jalankan dikarenakan didalamnya dipaparkan step demi step (proses). Dalam menyusun RPP kita berpedoman kepada standar proses pendidikan, oleh lantaran itu kita mesti mendalami standar proses tersebut biar tak berlangsung kekeliruan.

Dr. Dirgantara Wicaksono

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
TEMATIK

Satuan Pendidikan    : Sekolah Dasar
Kelas/Semester          : II/I
Tema                          : Lingkungan
Alokasi waktu            : 1 x pertemuan
Pertemuan                 :


A.    Standar Kompetensi
PKn
2. Menampilkan sikap cinta lingkungan.
Matematika
  1. Menggunakan pengukuran waktu, panjang dan berat dalam pemecahan masalah
Bahasa Indonesia
2.         Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita dan deklamasi
Ilmu Pengetahuan Alam
1.         Mengenal bagian-bagian utama tubuh hewan dan tumbuhan, pertumbuhan hewan dan tumbuhan serta berbagai tempat hidup makhluk hidup

B.     Kompetensi Dasar

PKn
2.1 Mengenal pentingnya lingkungan alam seperti dunia tumbuhan dan hewan.
2.2  Melaksanakan pemeliharaan lingkungan alam
Matematika
2.1 Menggunakan alat ukur waktu dengan satuan jam
Ilmu Pengetahuan Alam
1.1 Mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan di sekitar rumah dan sekolah melalui pengamatan
Bahasa Indonesia
2.2 menceritakan kegiatan sehari-hari dengan bahasa yang mudah dipahami orang lain


C.    Indikator
PKn
–                                                                                                                                                              Menyebutkan pengertian lingkungan alam.
–                                                                                                                                                               Mengidentifikasi lingkungan alam.
–                                                                                                                                                              Menjelaskan cara merawat hewan peliharaan di rumah
IPA
–          Menyebutkan salah satu bagian tumbuhan dan kegunaannya
–          Mendemonstrasikan cara merawat tumbuhan.
Matematika
–          Membaca jam yang menunjukkan waktu tepat
Bahasa Indonesia
–          Menceritakan gambar seri secara urut kegiatan sehari-hari dalam lingkungan keluarga

D.    Tujuan Pembelajaran
Bahasa Indonesia
1.      Melalui gambar seri urut yang dipajang guru, siswa dapat menceritakan gambar seri urut dengan benar
2.      Melalui cerita gambar seri urut siswa dapat membuat gambar jam dan menentukan letak jarum jam dengan benar
Matematika
3.      Melaui peragaan gambar jam didinding, siswa dapat membaca jam yang menunjukkan waktu tepat.
4.      Siswa mendemontstrasikan kedepan kelas dalam membaca jam didnding.
IPA dan PKn
5.      Melalui pengamatan tumbuhan kecil yang diperoleh di lingkungan sekolah, siswa dapat menyebutkan bagian-bagian tumbuhan.
6.      Melalui tanya jawab tentang lingkungan alam siswa dapat menyebutkan pengertian lingkungan alam.
7.      Melalui Tanya jawab siswa dapat menjelaskan cara merawat hewan peliharaan di rumah.



E.     Materi Pembelajaran
1.      Gambar seri urut kegiatan sehari-hari dalam lingkungan keluarga
2.      Teks Lagu “Bangun tidur”


F.     Model Pembelajaran
1.      Pendekatan     : tematik
2.      Model              : pembelajaran langsung
3.      Metode            : ceramah, tanya jawab, penugasan.

G.    Kegiatan Pembelajaran

I.                   Langkah–Langkah Pembelajaran
1.      Kegiatan awal :
a.       Menyiapkan kondisi kelas untuk belajar (meminta siswa merapikan tempat duduk, berdo’a dan mengambil absen).
b.      Memberikan appersepsi dengan menyanyikan lagu ” Bangun Tidur” sambil bertepuk tangan
c.       Melakukan Tanya-jawab tentang isi lagu “Bangun Tidur”.
2.      Kegiatan inti
Mengamati gambar acak yang ditampilkan guru di depan kelas tentang ”kegiatan dipagi hari sekolah”




  1. Penutup
  1. Melakukan refleksi tentang pembelajaran yang telah dilakukan
2.      Merangkum seluruh pembelajaran yang telah disampaikan dengan melibatkan partisipasi siswa
3.      Siswa diberi soal latihan
4.      Tindak lanjut dengan memberikan PR yang terdapat dalam buku paket

H.           Alat dan sumber pembelajaran
a.       Buku (BSE) IPS Kelas II Karangan Nurhadi
b.      Buku (BSE) PKn Kelas 11
c.       Buku (BSE) Matematika Karangan Dwi Priyo Utomo
d.      LKS dan kunci LKS
e.       Lembar Penilaian dan kunci Lembar Penilaian



I.              Penilain

Teknik                               : tes tulisan
Bentuk                              : isian singkat
Soal/ instrumen     : terlampir

Nilai Akhir      =          Perolehan Skor     X  100 %
Skor Maksimal



TABEL SPESIFIKASI
No
Tujuan pembelajaran
Lembar penilaian dan butir soal
Kunci lembar penilaian dan butir soal
1
2




3



4

Melalui gambar seri urut yang dipajang guru, siswa dapat menceritakan gambar seri urut dengan benar Melalui cerita gambar seri urut siswa dapat membuat gambar jam dan menentukan letak jarum jam dengan benar
Melalui cerita, siswa dapat menuliskan tanda waktu yang ditunjukkan oleh jarum jam
Melalui pengamatan tumbuhan kecil yang diperoleh di lingkungan sekolah, siswa dapat menyebutkan bagian-bagian tumbuhan.

   


















LEMBAR KERJA SISWA

Nama              : ……………………..
Kelas               : II


Tujuan           : Siswa dapat mengetahui bagian-bagian tumbuhan.

Alat dan Bahan : Tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

Cara Kerja
  • Carilah salah satu tumbuhan kecil yang ada di lingkungan sekolahmu.
  • Cabutlah seluruh bagian tumbuhan dari tanah.
  • Bersihkan tanah dari tumbuhan itu.
  • Amati semua bagian utama tumbuhan itu.
  • Bawalah tumbuhan yang telah kamu cabut ke dalam kelas.

Hasil Pengamatan
  • Sebutkanlah nama-nama bagian dari tumbuhan yang telah kamu amati?

Simpulan
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………













KUNCI LEMBAR KERJA SISWA

Nama              : ……………………..
Kelas               : II


Tujuan           : Siswa dapat mengetahui bagian-bagian tumbuhan.

Alat dan Bahan : Tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

Cara Kerja
  • Carilah salah satu tumbuhan kecil yang ada di lingkungan sekolahmu.
  • Cabutlah seluruh bagian tumbuhan dari tanah.
  • Bersihkan tanah dari tumbuhan itu.
  • Amati semua bagian utama tumbuhan itu.
  • Bawalah tumbuhan yang telah kamu cabut ke dalam kelas.

Hasil Pengamatan
  • Nama-nama bagian tumbuhan hasil pengamatan adalah akar, batang, daun, buah, dan bunga.

Simpulan
Bagian-bagian tumbuhan adalah akar, batang, daun, buah, dan bunga.














LEMBAR KERJA SISWA


Nama              : ……………………..
Kelas               : II








Lembar Penilaian











Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

1.      Tumbuhan apa saja yang diceritakan dalam teks?
2.      Tulislah 4 bagian-bagian tumbuhan?
3.      Siapa yang mempunyai tanaman?
4.      Jam berapa kamu menyiram bunga? Buatkan gambar jam?
5.       tulislah nama bagian tumbuhan yang ditunjuk oleh gambar di atas!


Kunci Lembar Penilaian

1.      Mawar, melati, anggrek, pohon mangga, pohon jeruk, dan pohon rambutan.
2.      Akar, batang, daun, dan bunga
3.      Lisa
4.      Pukul 07.00 pagi

5.      a. Daun   b.  buah.


  






                    


























Rabu, 11 Oktober 2017

Dr. Dirgantara Wicaksono M.P.d

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22.TAHUN 2016
TENTANG
STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH                                            
: bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 24 Peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang

Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas        Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);
 Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TENTANG STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Pasal 1
  1. (1)  Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
    selanjutnya disebut Standar Proses merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan.
  2. (2)  Standar Proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
    Pasal 2
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.                                                                                           Pasal 3:  peraturan materi ini mulai berlaku pada tanggal di undangkan.                                                Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TENTANG STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Pasal 1
  1. (1)  Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah
    selanjutnya disebut Standar Proses merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan.
  2. (2)  Standar Proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
    Pasal 2
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. 

Rabu, 05 April 2017

Dr.Dirgantara Wicaksono.M.Pd.usahaku

POAC                                                                                                                                                              Planing: Disini saya akan membuat donat meleleh,tujuan saya, saya ingin membuat donat berbeda dengan donat yang lainnya dan saya akan memodifikasinya berbeda dengan donat yang lainnya.         Organizing: Proses pembuatan donat meleleh ini sangat mudah seperti donat biasa pada umumnya,dan berbahan dasar yang sama pula, akan tetapi donat yang saya buat berneda dengan donat yang lainnya, karna donat yang saya buat mempunyai warna nah pewarna yang saya gunakan sangat aman karna dari buah dan umbi,dan donat yang saya buatpun memiliki topping.                            Actuating: Disini saya akan memasarkan produk saya melalui kerabat terkat, tetangga, dan teman. Jika ada tespon yang baik ataupun masukan maka saya akan terima, setelah itu saya akan memasarkan produk saya melalui media sosial.                                                                                       Controlling: Saya berharap dengan donat yang saya buat ini di sukai oleh semua kalangan dan laku di pasaran. Tidak perlu untung yang besar yang penting banyak peminatnya dan sisukai oleh masyarakat , dan lancar.

Rabu, 15 Maret 2017

Inspirasi kewirausahaan

Tokoh inspirasi : Reza Nurhilman (AXL)                                                                                                 Tokoh yang sukses memanfaatkan marketing melalui media sosial. Reza Nurhilman adalah owner maicih. Maicih adalah keripik pedas yang populer dimedia sosial. Disini saya akan membuat kue donat yang bernama " Donat Meleleh " disini saya akan membuat donat yang berbeda dengan donat lainnya. Donat yang saya buat disini nerbahan dasar sama dengan donat lainnya akan tetapi donat yang saya buat disini berbagai pariasi warnanya di karnakan menggunakan pewarna tetapi pewarna alami pastinya aman untuk di konsumsi bagi semua kalangan, pewarna yg saya buat untuk donat yang saya buat ini seperti umbi ungu, buah naga, daun suji, dan wortel. Yang membuat donat ini menjadi meleleh di karnakan di dalam donat tersebut ada toppingnya seperti: keju, coklat, dan strauberry. Donat yg saya buat ini berbagai topping di luarnya seperti: coklat almond, marshmellow, mixfruit,candy, oreo, greentea. Saya akan mempromosikan atau menjual produk yang saya buat melalui media sosial seperti tokoh inspirasi saya.